Rutan Watansoppeng Digeledah, HP dan Narkoba Nihil, Puluhan Benda Berisiko Diamankan
Soppeng, Sniperjurnalis.com, Razia gabungan kembali digelar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Watansoppeng, Senin (21/9/2026) malam. Aparat gabungan menyisir sejumlah kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Hasilnya, petugas tidak menemukan telepon genggam, narkotika maupun obat-obatan terlarang. Namun, penggeledahan tetap menemukan puluhan benda berbahan besi, kaca, logam, hingga barang lainnya yang kemudian diamankan.
Razia dimulai sekitar pukul 20.00 WITA. Sebelum masuk ke blok hunian, seluruh personel mengikuti apel pengarahan yang dipimpin jajaran Rutan Watansoppeng. Proses pemeriksaan dilakukan bersama unsur TNI dan Polri dengan mengedepankan ketertiban serta prosedur pengamanan.
Plh Kepala Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Arman, menyebut razia tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Razia gabungan ini adalah langkah preventif sekaligus bentuk sinergitas kami dengan TNI dan Polri untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan. Kami ingin memastikan Rutan Watansoppeng tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Arman.
Dalam penyisiran kamar, petugas mengamankan 12 pisau cukur, 4 sendok besi, 2 obeng, 1 cutter, 1 gunting kuku, 1 pinset, 23 paku, 5 sekrup, 4 kawat, 2 hanger besi dan 1 peniti.
Selain benda berbahan logam, ditemukan pula 5 botol kaca, 2 gelas kaca, 1 piring kaca, 1 cermin, 2 wadah aluminium dan 1 gelas aluminium.
Barang lainnya yang turut diamankan yakni 10 tali, 4 korek api, 2 selang dan 1 ikat pinggang.
Seluruh barang temuan tersebut langsung didata dan disita petugas untuk selanjutnya dimusnahkan.
Meski tidak menemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal, hasil razia tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap barang-barang yang berpotensi membahayakan tetap diperlukan di lingkungan hunian WBP.
Arman memastikan pemeriksaan akan terus dilakukan, baik secara rutin maupun insidentil, dengan melibatkan aparat penegak hukum lainnya.
“Ke depan, penggeledahan rutin maupun insidentil akan terus kami tingkatkan bersama aparat penegak hukum lainnya guna meminimalisir potensi gangguan kamtib,” ujarnya.
Kegiatan razia berakhir dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.
(Syawal)


Posting Komentar