KAHMI Sulsel Mulai Ikhtiar Bangun Graha Hijau Hitam di Momentum Milad ke-60
Makassar, Sniperjurnalis.com,– Peringatan Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menjadi momentum bagi Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong keberlanjutan kaderisasi melalui rencana pembangunan Graha Hijau Hitam.
Langkah awal pembangunan tersebut ditandai melalui kegiatan Kick Off Graha Hijau Hitam yang dirangkaikan dengan syukuran Milad KAHMI ke-60 di Hotel MaxOne, Makassar, Sabtu malam (24/10/2026).
Pembangunan graha ini merupakan gagasan yang telah dirintis melalui pemikiran dan rekomendasi kepengurusan KAHMI sebelumnya. Kehadirannya diharapkan menjadi tonggak baru bagi penguatan organisasi, sekaligus menyediakan ruang bersama bagi kader dan alumni untuk mengembangkan gagasan, membangun jejaring, serta melanjutkan nilai-nilai perjuangan Hijau Hitam.
Sekretaris Umum MW KAHMI Sulsel, Dr. Hidayah Muhallim, S.Sos., M.A., dalam laporan panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa realisasi pembangunan Graha Hijau Hitam membutuhkan semangat kebersamaan dan keterlibatan berbagai elemen keluarga besar HMI dan KAHMI.
Ketua Umum HMI Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Selatan, Asrullah Dimas, berharap pembangunan Graha Hijau Hitam tidak hanya berorientasi pada penyediaan gedung, tetapi juga mampu menghadirkan ruang yang produktif bagi perkembangan intelektual dan gerakan organisasi.
“Graha Hijau Hitam harus menjadi lebih dari sekadar bangunan fisik. Kami berharap tempat ini menjadi laboratorium pergerakan, ruang untuk mengembangkan gagasan, memperkuat kaderisasi, dan menyiapkan keberlanjutan perjuangan HMI dan KAHMI bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan graha diharapkan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran alumni dengan energi generasi muda. Dari ruang tersebut, gagasan dan pengalaman dapat dipertukarkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Harapan itu sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur organisasi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kualitas kader, tradisi intelektual, dan orientasi pengabdian kepada masyarakat.
Koordinator Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, S.T., M.M., menyampaikan terima kasih kepada jajaran Majelis Daerah dan seluruh keluarga besar Hijau Hitam yang telah mendukung rencana pembangunan graha tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari jajaran Majelis Daerah maupun keluarga besar Hijau Hitam. Kebersamaan dan dukungan ini menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Graha Hijau Hitam sebagai rumah bersama bagi keluarga besar HMI dan KAHMI,” tuturnya.
Fadriaty juga mengapresiasi kerja panitia yang telah mempersiapkan kegiatan kick off sebagai langkah awal untuk mendorong realisasi pembangunan.
“Kami hanya berusaha memfasilitasi launching atau kick off ini dengan ikhtiar semaksimal mungkin melalui kerja-kerja panitia yang luar biasa. Semoga ke depan gedung ini bisa segera terbangun seperti yang kita rencanakan,” tambahnya.
Dukungan yang diberikan berbagai pihak menjadi modal penting untuk melanjutkan gagasan tersebut. Tantangan selanjutnya adalah menjaga kesinambungan upaya pembangunan agar Graha Hijau Hitam dapat terwujud dan benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi serta masyarakat luas.
Sekretaris Jenderal Majelis Nasional KAHMI, Syamsul Qomar, menegaskan bahwa usia enam dekade harus menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas dan memastikan organisasi tetap memiliki kontribusi nyata bagi bangsa.
“Momentum Milad ke-60 KAHMI harus menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, menjaga nilai-nilai perjuangan, dan memastikan kontribusi KAHMI tetap relevan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap perayaan Milad KAHMI ke-60 yang diselenggarakan MW KAHMI Sulsel. Syamsul Qomar menilai kegiatan tersebut sebagai perayaan yang paling megah dan spektakuler di antara kegiatan serupa yang digelar Majelis Wilayah KAHMI di Indonesia.
“Sejauh ini, perayaan Milad KAHMI yang dilaksanakan KAHMI Sulsel malam ini adalah yang paling megah dan spektakuler dari seluruh Majelis Wilayah di Indonesia. Keren!” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri ratusan anggota KAHMI dan kader HMI, serta sejumlah tokoh nasional, pejabat daerah, dan unsur pemerintahan.
Di antara yang hadir ialah perwakilan Menteri Pertanian RI, perwakilan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.
Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham bersama suaminya, IAS, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Ketua KPU dan Bawaslu Sulawesi Selatan, jajaran pengurus Majelis Daerah KAHMI se-Sulawesi Selatan, serta Ketua Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Sulawesi Selatan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat suasana silaturahmi sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi keluarga besar HMI dan KAHMI.
Di usia ke-60, KAHMI diharapkan tidak hanya mempertahankan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu, tetapi juga mampu menghadirkan langkah konkret untuk menjawab kebutuhan zaman. Dalam konteks itu, Graha Hijau Hitam diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan gagasan, penguatan kaderisasi, dan kesinambungan gerakan Hijau Hitam di Sulawesi Selatan. (*)


Posting Komentar