Menyajikan Berita Akurat, Aktual dan Anti Hoax Bupati Suwardi Haseng Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Soppeng Capai 6,12 Persen pada 2027 - SNIPER JURNALIS
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bupati Suwardi Haseng Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Soppeng Capai 6,12 Persen pada 2027

Bupati Suwardi Haseng Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Soppeng Capai 6,12 Persen pada 2027


Soppeng, Sniperjurnalis.com, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menargetkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng pada tahun 2027 berada pada kisaran 4,83 persen hingga 6,12 persen. Target tersebut disampaikan saat menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng, Selasa (29/7/2026).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Soppeng, H. Naspidin, dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan yang menjadi sasaran Pemerintah Kabupaten Soppeng pada 2027. Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menargetkan tingkat kemiskinan berada pada kisaran 5,84 persen hingga 6,19 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 2,67 persen hingga 2,95 persen.

Di sisi lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita ditargetkan mencapai Rp82,97 juta hingga Rp83,89 juta, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat ke kisaran 74,75 hingga 75,36 poin.

Bupati menjelaskan, target-target tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam APBD Tahun Anggaran 2027 melalui dokumen KUA-PPAS.

Pada sektor keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Soppeng memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp949,88 miliar, yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp206,76 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp743,12 miliar. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp950,67 miliar.

Untuk pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp30 miliar. Adapun pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp20,04 miliar serta pembayaran utang daerah sebesar Rp9,16 miliar.

Meski optimistis terhadap prospek pembangunan daerah, Suwardi Haseng mengingatkan masih adanya tantangan fiskal yang perlu diantisipasi, terutama tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat, terbatasnya ruang fiskal daerah, serta meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.

"Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih relatif tinggi, ruang fiskal daerah masih terbatas, serta kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik terus meningkat," ujar Suwardi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, peningkatan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus melakukan penguatan Pendapatan Asli Daerah, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan setiap program dan kegiatan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Melalui penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap pembahasan bersama DPRD dapat berlangsung secara konstruktif sehingga menghasilkan APBD yang berkualitas, akuntabel, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Soppeng.

(Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar