NasDem Soppeng Naik Kelas, 10 Kader Ditempa di ABN Jakarta, Ade Irawan Bersama Surya Paloh
Jakarta, Sniperjurnalis.com, Kaderisasi menjadi salah satu fondasi Partai NasDem dalam menjaga agar gerakan perubahan tidak berhenti sebatas slogan. Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, kader dituntut terus belajar, memperkuat kapasitas, memiliki gagasan, serta mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat ke dalam kerja nyata.
Semangat tersebut terlihat dalam keikutsertaan DPD Partai NasDem Kabupaten Soppeng pada kegiatan Gerakan Perubahan 2.0 “NasDem Naik Kelas” yang berlangsung di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta Selatan, 17–20 September 2026.
Lebih dari 400 peserta dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur pengurus, kader hingga anggota Fraksi NasDem.
DPD NasDem Soppeng mengirim 10 kader dalam agenda tersebut. Empat di antaranya merupakan anggota Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Soppeng, sedangkan enam lainnya berasal dari unsur pengurus dan sayap partai.
Bagi NasDem Soppeng, keberangkatan 10 kader tersebut bukan sekadar memenuhi agenda partai. Ada misi yang lebih besar, yakni memperkuat kapasitas kader agar mampu memahami organisasi, kepemimpinan, gagasan perubahan dan kerja politik yang berpijak pada kepentingan masyarakat.
“Tak ada alasan untuk tidak terus belajar.”
Pesan tersebut menjadi spirit kader NasDem Soppeng selama menjalani proses pembelajaran di ABN.
Ketua DPD NasDem Soppeng, Ade Irawan W, menegaskan bahwa kaderisasi harus melahirkan kader yang mampu membawa pulang pengetahuan untuk kemudian diwujudkan dalam kerja organisasi dan pengabdian di daerah.
Ia berharap proses tersebut tidak hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga membentuk karakter kader yang berintegritas, mandiri dan berani membawa gagasan perubahan.
“Insyaallah NasDem akan melahirkan tokoh penggerak yang berintegritas dengan segala gagasan dan inovasinya, tangguh dalam kemandiriannya, serta berdiri tegak untuk kehormatannya,” ujar Ade, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, menjadi kader tidak cukup hanya hadir dalam struktur organisasi.
Ada tanggung jawab yang lebih besar, yakni memastikan keberadaan partai benar-benar memiliki arti di tengah masyarakat.
“Kader harus mampu bergerak, membangun komunikasi dengan masyarakat, memahami persoalan di lapangan, sekaligus menghadirkan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan publik,” katanya.
Karena itu, “NasDem Naik Kelas” tidak semata dimaknai sebagai peningkatan posisi dalam struktur organisasi. Lebih jauh, agenda tersebut menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, memperkuat kemandirian dan menyiapkan kader agar mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan.
Di tengah kegiatan tersebut, Ketua DPD NasDem Soppeng Ade Irawan W bersama Ketua DPW NasDem Sulsel H. Syaharuddin Alrif juga terlihat berpose bersama Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.
Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kaderisasi NasDem di ABN Jakarta.
Dari Jakarta, 10 kader NasDem Soppeng membawa satu pesan penting: politik membutuhkan kader yang terus belajar, sementara perubahan membutuhkan kader yang siap bergerak.
(Red)




Posting Komentar