Menyajikan Berita Akurat, Aktual dan Anti Hoax Air Danau Tempe Tersendat, 85 Hektare Sawah di Limpomajang Dibenahi - SNIPER JURNALIS
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Air Danau Tempe Tersendat, 85 Hektare Sawah di Limpomajang Dibenahi

Air Danau Tempe Tersendat, 85 Hektare Sawah di Limpomajang Dibenahi


Soppeng, Sniperjurnalis.com,. Persoalan aliran air irigasi di Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, mendapat penanganan. Sekitar 85 hektare sawah milik Kelompok Tani Toddang Saloe yang bergantung pada saluran tersebut kini menjadi sasaran normalisasi.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng meninjau langsung proses pengerukan saluran irigasi yang sumber airnya berasal dari Danau Tempe, Rabu (16/9/2026).

Saluran yang mengalami hambatan dinormalisasi agar distribusi air menuju areal persawahan kembali lancar. Bagi petani, kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena pasokan air berkaitan langsung dengan keberlangsungan tanaman.

Suwardi datang bersama jajaran Dinas PUPR, Dinas Peternakan dan Perikanan, Lurah Limpomajang, penyuluh pertanian serta kelompok tani.

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong. Masyarakat mengerjakan normalisasi, sementara Pemkab Soppeng menyiapkan dukungan alat berat berupa ekskavator.

Sebagian kebutuhan bahan bakar untuk operasional alat berat tersebut juga mendapat bantuan secara pribadi dari Suwardi Haseng.

Normalisasi dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama sepanjang 700 meter telah selesai. Untuk tahap kedua sepanjang 1.100 meter, pengerjaan telah mencapai sekitar 600 meter dan masih menyisakan 500 meter.

Di lokasi, Suwardi menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan petani yang ikut turun tangan menyelesaikan persoalan pengairan.

“Saya senang melihat semangat petani untuk bergotong royong dan kekompakan petani menghadapi masalah seperti ini. Bergotong royong dapat menyelesaikan banyak masalah. Kalau kita menjaga kebersamaan dan persatuan, pekerjaan berat akan terasa ringan,” kata Suwardi.

Para petani Toddang Saloe menyambut baik perhatian tersebut. Mereka berharap normalisasi segera rampung sehingga aliran air dapat kembali menjangkau seluruh areal persawahan secara optimal.

Dengan normalisasi itu, sekitar 85 hektare sawah diharapkan tetap produktif dan terhindar dari ancaman puso akibat terganggunya pasokan air.

(Syawal)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar