Andi Jerni Ukir Prestasi, Sabet Emas Piala Panglima 2026 di Malang
Malang, Jawa Timur, Sniperjurnalis.com, Prestasi kembali ditorehkan Letda Sus Andi Mesyara Jerni Maswara Zainal, S.IKom di arena olahraga. Setelah sekitar empat tahun meninggalkan kompetisi karate dan lebih fokus menekuni Kick Boxing, atlet berdarah Bugis Soppeng-Bone itu kembali tampil dan langsung menyabet medali emas Piala Panglima 2026 di Malang, Jawa Timur.
Andi Jerni tampil mewakili Indonesian Air Force pada kelas -50 kilogram putri kategori TNI/Polri. Ia berhasil melewati persaingan hingga partai final dan keluar sebagai juara pertama.
Pencapaian tersebut menjadi semakin menarik karena Andi Jerni hanya menjalani persiapan sekitar satu pekan sebelum turun bertanding.
Waktu yang singkat tidak membuatnya kehilangan fokus. Pengalaman panjang di dunia karate serta jam terbang dari berbagai pertandingan menjadi modal menghadapi lawan-lawannya.
Pada babak semifinal, Andi Jerni berhadapan dengan Najla Syakira dari Kodiklatal.
Pertandingan berlangsung sengit, namun Andi Jerni mampu tampil efektif dan mengamankan kemenangan dengan skor 9-4.
Kemenangan itu mengantarkannya ke partai final.
Di laga penentu, Andi Jerni bertemu Meisya Asriana Ratu Cantika dari Bayangkara Presisi. Ia kembali tampil konsisten dan mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 9-3.
Hasil tersebut memastikan Andi Jerni membawa pulang medali emas Piala Panglima 2026.
Bagi Andi Jerni, kemenangan itu menjadi momentum istimewa karena diraih setelah cukup lama tidak bertanding di arena karate.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa kembali bertanding di karate setelah kurang lebih empat tahun tidak turun di arena dan akhirnya bisa meraih juara pertama di Piala Panglima 2026,” ujar Andi Jerni, Senin (28/9/2026).
Ia mengatakan, persiapan menuju pertandingan kali ini memang sangat terbatas.
“Persiapannya memang sangat singkat, kurang lebih hanya satu minggu. Karena selama ini saya lebih fokus di Kick Boxing. Jadi ketika mendapat kesempatan untuk kembali bertanding karate, saya berusaha memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin,” katanya.
Menurut Andi Jerni, kembali ke arena karate bukan hanya tentang mengejar gelar juara. Ia ingin kembali merasakan atmosfer pertandingan dan menguji kemampuannya setelah lama berkompetisi di cabang berbeda.
“Bagi saya, yang paling penting bukan hanya hasil juara, tetapi bagaimana bisa kembali menikmati pertandingan, menjaga mental dan memberikan penampilan terbaik di tatami,” tuturnya.
Andi Jerni juga mengapresiasi dukungan keluarga, pelatih, rekan-rekan dan berbagai pihak yang turut memberikan motivasi serta doa selama proses persiapannya.
“Kemenangan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan prestasi yang lebih baik ke depannya,” ucapnya.
Dunia karate sebenarnya bukan arena baru bagi Andi Jerni. Sebelum fokus ke Kick Boxing, ia telah mengukir sejumlah prestasi, termasuk dua kali berturut-turut menjadi juara pertama Piala Panglima.
Ia juga pernah tampil di berbagai kejuaraan lain, di antaranya Mendagri dan AKF.
Kini, setelah beberapa tahun menekuni Kick Boxing, Andi Jerni kembali membuktikan kemampuannya di cabang karate.
Ia berharap prestasi tersebut dapat memberikan motivasi bagi atlet lain yang sempat meninggalkan cabang olahraga yang ditekuninya.
“Saya berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi bahwa meskipun sempat meninggalkan sebuah cabang olahraga dalam waktu cukup lama, dengan kemauan, disiplin dan kerja keras kita tetap bisa kembali dan memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Di luar aktivitas olahraga, Andi Jerni juga menjalani tugas sebagai perwira TNI Angkatan Udara. Ia merupakan lulusan Universitas Bina Nusantara (Binus) dan putri pasangan Dr. Andi Zainal, SH, MH dan Dr. Hj. Andi Nurlinda, SKM, M.Kes.
Medali emas Piala Panglima 2026 di Malang menjadi catatan baru dalam perjalanan olahraga Andi Jerni. Setelah empat tahun meninggalkan arena karate dan hanya menjalani persiapan sekitar satu pekan, ia kembali dengan torehan prestasi.
(Red)


Posting Komentar