Bupati Soppeng Turun Tangan, 270 Siswa SRT Jalani CKG, Asrama dan Air Bersih Jadi Perhatian!
Soppeng, Sniperjurnalis.com, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turun langsung mengecek kesiapan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT). Tak hanya memastikan 270 siswa menjalani registrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Bupati juga menyoroti kondisi asrama hingga kebutuhan air bersih.
Peninjauan dilakukan Jumat (28/8/2026), saat para siswa mengikuti rangkaian registrasi dan pemeriksaan kesehatan dengan didampingi kepala desa, lurah, serta keluarga masing-masing.
Dari 270 siswa tersebut, 76 siswa SRD, 130 siswa SRMP, dan 64 siswa SRMA.
Namun, enam siswa belum mengikuti registrasi karena sedang sakit. Mereka masing-masing terdiri atas dua siswa SRD, dua siswa SRMP, dan dua siswa SRMA.
Bupati Suwardi memantau langsung proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Ia ingin memastikan seluruh tahapan berjalan lancar sebelum siswa menjalani aktivitas pendidikan dan kehidupan di lingkungan SRT.
Usai melihat proses registrasi dan CKG, perhatian Suwardi beralih ke fasilitas asrama.
Bupati mengecek langsung ruang-ruang yang nantinya menjadi tempat tinggal siswa. Di sana, ia meminta sejumlah pekerjaan finishing yang masih tersisa segera diselesaikan.
Menurut Suwardi, asrama harus benar-benar siap digunakan. Keamanan dan kenyamanan siswa tidak boleh menjadi persoalan ketika mereka mulai tinggal di fasilitas tersebut.
“Anak-anak akan tinggal di sini. Jadi fasilitasnya harus aman dan nyaman,” menjadi perhatian Bupati saat meninjau asrama.
Tidak hanya bangunan, ketersediaan air bersih juga menjadi sorotan Bupati.
Suwardi meminta pihak penyedia, Waskita, memastikan kebutuhan air bersih bagi para siswa tercukupi selama asrama digunakan.
Pesan ini menjadi perhatian penting karena kebutuhan air bersih merupakan fasilitas dasar yang tidak boleh terganggu dalam lingkungan pendidikan berasrama.
Gedung boleh megah, tetapi kebutuhan dasar siswa tetap harus dipastikan.
Bupati kemudian melanjutkan peninjauan ke masjid yang berada di lingkungan Sekolah Rakyat Terpadu.
Setelah melihat kondisi bangunan dan fasilitasnya, Suwardi menilai masjid tersebut sudah sangat baik dan layak digunakan untuk menunjang aktivitas siswa.
Keberadaan masjid di lingkungan SRT diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas ibadah, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan kegiatan keagamaan para siswa.
Peninjauan tersebut memperlihatkan perhatian Pemkab Soppeng terhadap kesiapan SRT secara menyeluruh.
Mulai dari siswa, kesehatan, asrama, air bersih hingga fasilitas ibadah, semuanya diminta dipastikan siap sebelum benar-benar digunakan.
(Syawal/JOIN)


Posting Komentar