Mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan Unesa Ikuti Konferensi Internasional ICETT 2026 di Seoul
Seoul, Korea Selatan, Sniperjurnalis.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Doktor (S3) Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Tiga mahasiswa doktoral, yakni Muldiyana, Muhammad Hanif, dan Asmaul Husnah, berhasil mengikuti ajang akademik internasional bergengsi bertajuk 2026 12th International Conference on Education and Training Technologies (ICETT 2026) yang berlangsung pada 22–24 Mei 2026 di Ballroom Hotel Skypark Kingstown lantai 14F, Dongdaemun, Seoul, Korea Selatan.
Keikutsertaan ketiga mahasiswa tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari Unesa, mampu tampil aktif dalam forum ilmiah internasional bersama akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Tidak hanya sekadar hadir, partisipasi mereka juga mencerminkan komitmen kuat dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di era globalisasi pendidikan.
ICETT 2026 mengusung tema “Educate. Train. Innovate.” sebagai semangat utama konferensi. Forum ini menjadi ruang strategis bagi akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, hingga inovator teknologi pembelajaran untuk berdiskusi dan berbagi gagasan mengenai perkembangan terbaru dunia pendidikan dan teknologi pelatihan.
Dalam konferensi tersebut, berbagai isu penting dibahas, mulai dari transformasi digital dalam pendidikan, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam pembelajaran, pengembangan media interaktif, hingga strategi pelatihan berbasis teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.
Bagi Muldiyana, Muhammad Hanif, dan Asmaul Husnah, kesempatan mengikuti konferensi internasional ini menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga. Selain memperluas wawasan global, mereka juga memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan akademisi internasional serta membangun jejaring kolaborasi penelitian lintas negara.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa forum internasional seperti ICETT memberikan banyak inspirasi baru dalam pengembangan riset teknologi pendidikan di Indonesia.
“Konferensi ini menjadi pengalaman yang sangat bermakna bagi kami. Kami mendapatkan banyak perspektif baru terkait perkembangan teknologi pendidikan dunia. Selain itu, kami juga termotivasi untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Partisipasi mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan Unesa di ICETT 2026 sekaligus menunjukkan meningkatnya eksistensi perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional. Kehadiran mereka dalam forum global menjadi langkah strategis dalam memperkuat reputasi akademik Unesa sebagai institusi pendidikan yang aktif mendukung internasionalisasi dan pengembangan riset berbasis inovasi.
Keterlibatan dalam konferensi internasional juga membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta pertukaran pengetahuan yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan dunia pendidikan di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam sistem pendidikan global. Oleh karena itu, peran mahasiswa doktoral sebagai peneliti dan pengembang inovasi pendidikan menjadi sangat penting untuk menciptakan solusi pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berorientasi masa depan.
Melalui ICETT 2026, para mahasiswa tidak hanya belajar dari perkembangan dunia internasional, tetapi juga membawa perspektif dan pengalaman pendidikan Indonesia ke forum global. Hal ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju dan kompetitif.
Keikutsertaan Muldiyana, Muhammad Hanif, dan Asmaul Husnah di Seoul diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan teknologi pendidikan di lingkungan akademik Unesa maupun Indonesia secara umum.
Dengan semangat kolaborasi global dan inovasi berkelanjutan, mahasiswa S3 Teknologi Pendidikan Unesa menunjukkan bahwa pengembangan ilmu pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam forum ilmiah internasional yang mempertemukan berbagai gagasan dan inovasi dari seluruh dunia.
(Red)

Posting Komentar