Menyajikan Berita Akurat, Aktual dan Anti Hoax Video Viral Pengisian BBM 117 Liter Pakai Tangki Modifikasi di SPBU Simangambat, Pengawasan Dipertanyakan - SNIPER JURNALIS
News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Video Viral Pengisian BBM 117 Liter Pakai Tangki Modifikasi di SPBU Simangambat, Pengawasan Dipertanyakan

Video Viral Pengisian BBM 117 Liter Pakai Tangki Modifikasi di SPBU Simangambat, Pengawasan Dipertanyakan


Madina, Sniperjurnalis.com,– Dugaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak sesuai ketentuan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah kendaraan roda empat jenis Chevrolet melakukan pengisian BBM dalam jumlah besar di SPBU 14.229.323 Simangambat, Kecamatan Siabu.

Kendaraan tersebut diduga telah menggunakan tangki rakitan atau modifikasi dengan kapasitas melebihi spesifikasi standar kendaraan. Dugaan itu semakin menjadi perhatian setelah pengisian disebut mencapai sekitar Rp800 ribu atau setara kurang lebih 117 liter.

Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, kapasitas tangki standar kendaraan Chevrolet yang dimaksud berada di kisaran 50 liter.

Aktivitas tersebut terpantau pada Senin, 5 Oktober 2026 sekitar pukul 10.21 WIB. Pengisian berlangsung pada siang hari, saat aktivitas kendaraan masyarakat di SPBU masih berlangsung.

Kondisi itu memunculkan sejumlah pertanyaan, terutama terkait mekanisme pengawasan, verifikasi transaksi, serta penerapan ketentuan terhadap kendaraan yang diduga memiliki tangki tidak standar.

Ketua Madina Corruption Watch (MCW), Jupriadi Batubara, meminta pihak berwenang tidak mengabaikan temuan tersebut.

Menurut Jupriadi, apabila benar kendaraan tersebut menggunakan tangki modifikasi dan melakukan pengisian BBM dalam volume besar, maka aktivitas tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

“Di tengah sulitnya masyarakat memperoleh BBM jenis Solar subsidi, aktivitas seperti ini harus diperiksa. Apalagi kejadiannya berlangsung di siang hari dan di tengah antrean panjang pengendara,” tegas Jupriadi, Senin (5/10).

Ia juga mempertanyakan bagaimana kendaraan dengan dugaan kapasitas penampungan yang tidak lazim tersebut dapat melakukan transaksi dalam jumlah besar.

“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana kendaraan tersebut bisa leluasa melakukan pengisian dalam jumlah besar dan apakah seluruh prosedur serta verifikasi transaksi telah dijalankan sesuai ketentuan?” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya perlu diarahkan kepada kendaraan, tetapi juga terhadap mekanisme pelayanan dan pencatatan transaksi di SPBU.

Sorotan serupa datang dari Ketua Forum MP4 (Mahasiswa dan Pemuda Pemantau Pemerintahan dan Parlemen), Arif Azka.

Ia menyatakan pihaknya tengah menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada pihak yang memiliki kewenangan, termasuk PT Pertamina Patra Niaga dan aparat penegak hukum.

Arif menilai dugaan pengisian BBM menggunakan tangki modifikasi perlu ditelusuri secara objektif agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Ini persoalan serius dalam tata kelola penyaluran BBM. Jika terbukti terjadi pelanggaran, pihak-pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban,” tegas Arif.

Ia menyebut sejumlah hal perlu diperiksa, mulai dari identitas kendaraan, jenis BBM yang diisi, volume transaksi, metode pembayaran, pencatatan pada sistem, hingga kepatuhan terhadap prosedur pelayanan SPBU.

Peredaran video tersebut kini menjadi perhatian publik. Namun, untuk memastikan apakah benar terjadi pelanggaran, diperlukan pemeriksaan terhadap data transaksi dan keterangan para pihak.

Sebab, besarnya volume pengisian saja belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi tindak pidana. Pemeriksaan terhadap spesifikasi kendaraan, keberadaan tangki modifikasi, jenis BBM yang dibeli, serta dasar dan mekanisme transaksinya menjadi bagian penting dalam proses klarifikasi.

Karena itu, publik kini menunggu langkah konkret dari pihak terkait untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di SPBU Simangambat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Simangambat Siabu belum memberikan penjelasan resmi mengenai video dan dugaan pengisian BBM menggunakan tangki modifikasi tersebut.

Pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada Manager SPBU, Ihsan, melalui saluran komunikasi resmi disebut telah terbaca, namun belum memperoleh tanggapan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SPBU, pengelola, maupun pihak lain yang berkaitan dengan aktivitas dalam video tersebut.

(Magrifatulloh)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar